LONDON – Aktivitas penarikan produk di Eropa meningkat untuk tahun ketujuh berturut-turut pada tahun 2025. Menurutlaporan Sedgwick’s 2026 State of the Nation Product Safety and Recall Index, total 15.608 penarikan produk tercatat pada tahun 2025, melampaui rekor sebelumnya sebesar 14.484 kasus yang tercatat pada tahun 2024. 

Laporan triwulanan Sedgwick tentang tren keamanan produk dan penarikan produk di Eropa memberikan analisis mendalam tentang aktivitas penarikan produk dan perubahan regulasi di sektor otomotif, produk konsumen, makanan dan minuman, farmasi, serta perangkat medis. Edisi khusus "State of the Nation" ini menyajikan analisis komprehensif tentang data penarikan produk dan tren keamanan produk tahun 2025, serta tinjauan mendalam tentang perkembangan pada kuartal keempat. 

Volume penarikan produk meningkat secara tahunan di semua sektor Eropa kecuali sektor perangkat medis. Industri otomotif dan sub-sektor produk konsumen utama menonjol secara signifikan. Keduanya mencatat peningkatan lebih dari 30% dibandingkan tahun 2024 dan mencapai rekor tertinggi dalam 10 tahun. Sektor makanan dan minuman serta farmasi mencapai rekor tertinggi dalam enam tahun, meskipun mengalami peningkatan yang lebih moderat sebesar 1% dan 12%, masing-masing. Meskipun industri perangkat medis menjadi satu-satunya yang mengalami penurunan tahunan, aktivitas penarikan produk pada tahun 2025 tetap berada di level tertinggi kedua dalam catatan, hanya kalah dari tahun 2024.

Selain data dan analisis penarikan produk, Indeks Keamanan Produk dan Penarikan Nasional memberikan wawasan penting tentang perkembangan regulasi yang membentuk tahun 2025 dan perspektif tentang apa yang harus diantisipasi oleh pemangku kepentingan keamanan produk untuk tahun 2026. Pada tahun 2025, regulasi pengembangan dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) menjadi fokus bagi baik Inggris maupun Uni Eropa. Pihak berwenang mempertimbangkan cara mempromosikan inovasi sambil memastikan keamanan produk dan perangkat lunak yang didukung AI. Kedua yurisdiksi juga terus mendorong reformasi signifikan pada sektor ilmu hayat mereka, termasuk pembaruan peraturan perangkat medis dan strategi untuk meningkatkan aktivitas penelitian.

Perusahaan makanan dan minuman mungkin akan menghadapi persyaratan pelaporan baru dan pembaruan aturan label dan iklan sebagai bagian dari dua inisiatif besar di Inggris. Namun, perjanjian sanitasi dan fitosanitasi antara UE dan Inggris dapat memberikan keringanan dari kebutuhan sertifikat dan pemeriksaan terhadap hewan, tumbuhan, dan produk terkait yang diperdagangkan lintas batas.

Regulator UE dan Inggris kembali mengevaluasi beberapa peraturan yang baru saja disahkan dengan tujuan menyederhanakan kepatuhan bagi perusahaan, termasuk terkait komitmen lingkungan. Meskipun tarif AS dan respons Inggris serta UE telah menimbulkan tantangan, kedua yurisdiksi tersebut terus bekerja pada rencana untuk meningkatkan daya saing mereka di panggung global. Pada tahun 2026, otoritas kemungkinan akan terus mendorong inovasi dan penelitian di berbagai sektor untuk tetap kompetitif.

“Perusahaan-perusahaan Eropa sedang menghadapi era penarikan produk dalam jumlah rekor dan peraturan yang terus berkembang dengan cepat,” kata Chris Occleshaw, Konsultan Penarikan Produk Internasional di Sedgwick. “Meskipun regulator berusaha meringankan beban perusahaan dan menyederhanakan kepatuhan, masih ada area di mana aturan-aturan tumpang tindih atau memperluas tanggung jawab sepanjang siklus hidup produk. Faktor-faktor ini menciptakan ketidakpastian dan kompleksitas. Perusahaan harus berinvestasi dalam program kepatuhan yang komprehensif, memantau perkembangan regulasi secara ketat, dan terus memperkuat standar keamanan produk serta proses pengawasan pasca pemasaran.”

Untuk mengunduh Indeks Keamanan Produk dan Penarikan Produk Eropa Tahun 2026,klik di sini.

Sedgwick menerbitkan Indeks Keamanan Produk dan Penarikan Produk Eropa setiap kuartal. Ini adalah laporan satu-satunya yang mengumpulkan dan memantau data penarikan produk serta perubahan regulasi di berbagai lembaga pemerintah dan industri untuk membantu pemangku kepentingan merespons tren penarikan produk, peraturan yang dinamis, dan tantangan lain di pasar. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungiwww.sedgwick.com/product-recall.

Tentang Sedgwick

Sedgwick adalah mitra administrasi risiko dan klaim terkemuka di dunia, yang membantu klien berkembang dengan menavigasi hal-hal yang tidak terduga. Keahlian perusahaan ini, yang dikombinasikan dengan teknologi berkemampuan AI tercanggih yang tersedia, menetapkan standar untuk solusi dalam administrasi klaim, penyesuaian kerugian, administrasi tunjangan, dan penarikan produk. Dengan lebih dari 33.000 kolega dan 10.000 klien di 80 negara, Sedgwick memberikan perspektif yang tak tertandingi, kepedulian yang berarti, dan solusi untuk lanskap risiko yang berubah dengan cepat dan kompleks. Pemegang saham mayoritas Sedgwick adalah The Carlyle Group; Stone Point Capital LLC, Altas Partners, CDPQ, Onex, dan investor manajemen lainnya adalah pemegang saham minoritas. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi sedgwick.com.