30 November 2021
Oleh Chris Frechette, Wakil Presiden, Praktik Tanggung Jawab Hukum
Kemajuan dalam teknologi baterai dan kepedulian terhadap lingkungan terus mendorong minat yang semakin besar dalam adopsi kendaraan listrik (EV).
Meskipun Amerika Serikat tertinggal dari Eropa dalam adopsi kendaraan listrik, berbagai indikator menunjukkan pergeseran dari banyak kendaraan hybrid ke kendaraan listrik penuh. Ada juga percepatan dalam proyeksi penjualan yang mengarah pada adopsi massal di Amerika Serikat dalam dekade ini. Dengan proliferasi kendaraan listrik (EV), muncul tantangan baru bagi perusahaan asuransi. Model tradisional untuk underwriting kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) tidak dapat diterapkan. Nilai, tingkat depresiasi, biaya perbaikan, serta risiko pihak pertama dan ketiga menghadirkan perbedaan baru dan unik. Akibatnya, proses, sumber daya, dan keahlian yang diperlukan untuk menangani klaim kendaraan listrik harus dievaluasi ulang dan ditingkatkan guna memberikan penilaian ahli yang tepat dan mitigasi risiko.
Klik di siniuntuk melihat atau mengunduh artikel lengkap.
Australia
Kanada
Denmark
Prancis
Irlandia
Belanda
Selandia Baru
Spanyol dan Portugal
Inggris Raya
Amerika Serikat