17 Februari 2026
Dalam episode terbaru podcast Sedgwick, tuan rumahKimberly George, Global Chief Brand Officer Sedgwick, berbincang denganScott Richardson, Presiden Property of Americas, untuk membahas cara organisasi dapat lebih siap menghadapi kompleksitas dan keparahan yang semakin meningkat dari peristiwa bencana (CAT). Perbincangan ini didasarkan pada wawasan dari Studi Risiko Global Sedgwick 2026, yang menyoroti pola risiko yang berubah, ekspektasi organisasi yang berkembang, dan kebutuhan mendesak akan strategi kesiapan yang lebih kuat di berbagai industri. Pembicaraan mereka membawa temuan tersebut selangkah lebih jauh, menghidupkannya melalui pengalaman nyata, panduan praktis, dan pandangan ke depan tentang respons properti dan CAT.
Berikut ini adalah ringkasan pembicaraan mereka.
Segmen 1. Risiko Bencana: Standar Baru di Amerika Serikat (dimulai pada 02:22)
Kimberly membuka percakapan dengan menyoroti temuan dari studi risiko global Sedgwick:
- 76% organisasi di Amerika Serikat memperkirakan akan menghadapi tantangan moderat hingga parah terkait asuransi dan klaim akibat risiko bencana alam dalam dua tahun ke depan.
- 66% melakukan penilaian bencana secara tahunan atau lebih sering.
Scott menjelaskan bahwa perencanaan CAT tidak lagi berfokus secara eksklusif pada "musim badai tradisional." Saat ini, organisasi harus mempertimbangkan:
- Volatilitas cuaca
- Kerusuhan sosial dan vandalisme
- Dampak karyawan dan paparan berdasarkan lokasi
- Gangguan rantai pasokan
- Kelangsungan bisnis melampaui struktur fisik
Dia menekankan bahwa baik perusahaan maupun operator secara proaktif memetakan paparan risiko mereka, mengidentifikasi wilayah yang rentan, dan menyusun rencana yang memperhitungkan dampak operasional, tenaga kerja, dan logistik — jauh melampaui pola pikir lama yang hanya berfokus pada "fisik saja".
Segmen 2. Kenyataan Klaim Properti: Hambatan Fisik dan Kompleksitas di Balik Pemulihan (dimulai pada 09:02)
Dalam segmen ini, Kimberly dan Scott membahas apa yang sebenarnya terjadi ketika terjadi peristiwa berskala besar.
Scott menjelaskan bahwakerusakan struktural seringkali hanya mewakili sebagian kecil dari kerugian; dalambanyak kasus, gangguan operasional bisnis dan gangguan rantai pasokan memiliki dampak finansial terbesar.
Ia mencatat bahwa model manufaktur ramping dan sistem persediaan just-in-time saat ini menciptakan kerentanan tambahan.
Untuk membantu organisasi pulih lebih cepat, Scott menekankan pentingnya:
- Memahami alur kerja operasional sebelum terjadinya kerugian
- Membuat rencana kontinuitas yang jelas
- Mengidentifikasi pemasok kritis dan opsi cadangan
- Menggunakan alat pemodelan dan peramalan untuk memprediksi tingkat keparahan dan dampaknya.
Teknologi memainkan peran, tetapi menjaga sistem tetap diperbarui dan mengantisipasi kelangkaan sumber daya selama peristiwa bencana alam besar (CAT) sama pentingnya.
Segmen 3. Perencanaan Skenario & Strategi Ketahanan (dimulai pada 12:54)
Kimberly menanyakan bagaimana organisasi seharusnya mengaktifkan panduan tanggap darurat (CAT) mereka dan sinyal peringatan dini mana yang paling penting.
Scott merekomendasikan untuk menganggap perencanaan skenario sebagai kegiatantahunan (atau lebih sering), sebaiknya di luar musim puncak bencana. Pemimpin harus mengevaluasi:
- Kesejahteraan karyawan dan kemampuan untuk tetap beroperasi
- Ketergantungan infrastruktur dan rantai pasok
- Kemitraan vendor dan kapasitas sumber daya
- Kepadatan penduduk lokal, yang memengaruhi baik dampak maupun waktu pemulihan.
Dia juga menyoroti meningkatnya permintaan akanperumahan sementara dan layanan relokasi, dengan mencatat bahwa perusahaan-perusahaan semakin merencanakan dengan matang untuk menjaga karyawan tetap dekat dengan lokasi kerja dan mendukung kelangsungan operasional.
Akhirnya, Scott menekankan poin penting:hubungan yang kuat dengan vendor, termasukdengan administrator pihak ketiga, dapat menjadi penentu keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi dalam pulih dengan cepat.
Segmen 4. Melihat ke Depan: Visi Properti Sedgwick untuk Tahun 2026 (dimulai pada 15:50)
Kimberly menutup percakapan dengan menanyakan kepada Scott tentang prioritasnya untuk tahun 2026.
Scott mengungkapkan bahwa Sedgwick sedang menjalani transformasi besar-besaran, mengintegrasikankecerdasan buatan (AI)dan teknologi canggih ke dalam alur kerja properti untuk meningkatkan baik waktu siklus maupun kualitas. Meskipun AI bukanlah "solusi ajaib," penerapan otomatisasi yang bijaksana dan strategis akan:
- Sederhanakan tugas-tugas administratif
- Mengurangi redundansi
- Percepat penyelesaian klaim
- Perbaiki konsistensi dan kualitas ulasan
- Bantu komunitas pulih lebih cepat dengan mempercepat aliran dana dan perbaikan.
Dia juga membahas solusi properti terpadu Sedgwick — jaringan perbaikan, layanan relokasi, pengelolaan barang, dan lainnya — yang membantu menyediakan pengalaman yang sederhana dan terintegrasi bagi pemegang polis dan perusahaan asuransi.
Tonton Percakapan Lengkapnya
Episode ini memberikan wawasan berharga bagi manajer risiko, perusahaan asuransi, dan pemimpin bisnis yang menghadapi lanskap bencana alam (CAT) yang terus berubah dengan cepat.
Untuk mendengarkan percakapan lengkap antara Kimberly dan Scott:
Tonton video podcast lengkapnya: https://www.youtube.com/watch?v=p1ezNYo8C5Y
Atau unduh episode ini: https://www.podbean.com/eas/pb-mbvnh-1a43ff2
Tag: podcast
Australia
Kanada
Denmark
Prancis
Irlandia
Belanda
Selandia Baru
Norwegia
Spanyol dan Portugal
Inggris Raya
Amerika Serikat