Oleh James McIntosh, Manajer Nasional Layanan Teknis, dan Bruce Visser, Manajer Teknis Standar Perbaikan

Digital twin memberikan representasi yang akurat dan transparan dari bagian dalam dan luar suatu properti.

Hal ini memungkinkan semua pemangku kepentingan untuk memiliki visibilitas penuh terhadap kerusakan dan dapat membahas perbaikan secara terbuka dengan penangan klaim, kontraktor, dan profesional properti lainnya. Digital twin mewakili pendekatan baru dalam menangani klaim dengan cepat dan efisien.

Konsep digital twin telah ada selama lebih dari satu dekade, tetapi baru-baru ini berkembang dan semakin sering diterapkan dalam penilaian klaim. Digital twin dapat hadir dalam berbagai bentuk tergantung pada bidang aplikasinya. Dalam konteks klaim, digital twin sebaiknya dipahami sebagai model virtual yang dirancang untuk mencerminkan lingkungan fisik.

Mengintegrasikan dunia virtual dan fisik memungkinkan kita untuk memantau dan mengevaluasi kinerja, menjalankan simulasi, mengantisipasi risiko potensial, dan mengatasi tantangan saat ini. Teknologi digital twin memungkinkan para profesional asuransi untuk memahami dampak — dan menilai kerusakan — dari suatu peristiwa yang dijamin. Misalnya, setelah kebakaran, teknologi digital twin memungkinkan tur virtual di ruang-ruang terbatas seperti atap, dan memungkinkan penilaian yang aman dan menyeluruh terhadap area yang terdampak.

Di balik layar

Manfaatteknologi digital twinsangat luas — mulai dari pengalaman yang lebih baik, kecepatan, hingga akurasi pengumpulan data. Teknologi ini dapat berfungsi sebagai pengganti sementara saat menghadapi tantangan tenaga kerja. Selain itu, teknologi ini juga memberikan lapisan keamanan tambahan bagi mereka yang bekerja di belakang layar dalam menangani klaim yang berpotensi berbahaya terkait obat-obatan atau klaim yang seharusnya memerlukan peralatan pelindung diri (PPE). Pemeriksa, inspektur, dan penyesuai dapat mengakses informasi tentang kerusakan, sementara vendor dapat memberikan penawaran untuk kerusakan tanpa harus masuk ke lokasi secara fisik.

Dari konsultasi bangunan dan teknik hingga solusi perbaikan, terdapat berbagai peluang untuk memanfaatkan teknologi digital twin. Misalnya, jika digunakansebelumklaim sebagai alat pencegahan, lingkungan fisik dapat dievaluasi, data dapat dikumpulkan, dan kondisi bangunan dapat didokumentasikan. Perspektif historis ini memastikan perbandingan yang tepat jika dan ketika suatu peristiwa terjadi di masa depan.

Komponen manusia

Digital twins dapat berfungsi sebagai mata pertama kita dan sumber kebenaran tunggal — memberikan tinjauan peer review yang komprehensif dan memberikan perspektif lain bagi pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan klaim, agar dapat sepenuhnya memahami sejauh mana kerugian atau kerusakan yang telah dialami. Namun, jangan biarkan teknologi membuat Anda buta. Selalu ada — dan akan selalu ada — kebutuhan akan keterlibatan manusia sepanjang proses. Seorang operator kamera tidak dapat membantu dengan langkah selanjutnya atau informasi kebijakan; tidak ada pengganti permanen untuk unsur manusia. Teknologi kembaran digital adalah alat pelengkap untuk mempercepat proses klaim.

Masa depan teknologi digital twin hampir tak terbatas, seiring dengan terus diperkenalkannya keterampilan dan kemampuan baru. Secara keseluruhan, teknologi ini telah meningkatkan kemampuan industri untuk merespons dengan cepat dan akurat, serta memberikan visibilitas yang tinggi dalam penilaian klaim. Dengan menggabungkan kecepatanteknologi barudengan sentuhan pribadi dan ketelitian para profesional klaim berpengalaman, klien terus mendapatkan pengelolaan klaim yang cepat dan akurat.