Oleh Katey Bey, Kepala Global Bidang Total Rewards, dan David Reed, Kepala Global Bidang Akuisisi Talenta

Fluktuasi tenaga kerja telah mendorong para pemberi kerja untuk mengalokasikan lebih banyak sumber daya, berpikir kreatif, dan kembali fokus pada kolaborasi, komunikasi, dan dukungan untuk memenuhi kebutuhan karyawan.

Gaji masih menjadi faktor penentu utama dan fokus utama bagi para kandidat saat ini, namun pemberi kerja memiliki kesempatan nyata untuk membantu karyawan dalam jangka panjang dengan menawarkan paket manfaat yang komprehensif. Dengan krisis yang telah berlalu, strategi manfaat organisasi kini bergeser untuk mengikuti perkembangan pasar kerja yang kompetitif. Berikut adalah beberapa faktor penentu utama yang dicari oleh karyawan berprestasi tinggi dalam paket manfaat tempat kerja mereka:

Keluwesan

Perubahan di tempat kerja yang terjadi selama pandemi telah menjadi bagian permanen dari banyak budaya kerja, dan tidak ada jalan kembali. Karyawan mencarifleksibilitasdalam dua hal. Pertama, mereka yang dapat bekerja dari jarak jauh ingin memiliki pilihan dalam seberapa sering mereka datang ke kantor dan seberapa banyak mereka bekerja secara virtual. Kedua, karyawan juga menginginkan fleksibilitas jadwal untuk menyelesaikan aktivitas di tengah hari, seperti menjemput anak dari sekolah, pergi ke janji dokter yang tidak direncanakan, mengikuti kelas kebugaran, dan tugas-tugas lain yang sebelumnya diizinkan selama masa pandemi.

Karyawan bersedia bekerja lebih keras, tetapi mereka ingin melakukannya sesuai dengan syarat mereka sendiri. Dengan banyak organisasi yang kembali ke sistem kerja penuh waktu atau menerapkan sistem kerja hybrid, fleksibilitas di tempat kerja kini menjadi prioritas utama. Hingga saat ini, fleksibilitas belum menjadi bagian penting dari pembicaraan tentang manfaat untuk menarik karyawan baru atau mempertahankan karyawan yang sudah ada.

Manfaat kesehatan mental

Baik karyawan senior maupun karyawan baru sama-sama mencari manfaatkesehatan mentalyang unik sebagai bagian dari paket manfaat karyawan secara keseluruhan. Sama seperti fleksibilitas di tempat kerja, jenis manfaat ini semakin diminati sejak pandemi. Demikian pula, kehadirannya di bidang manfaat kesehatan akan tetap relevan dalam jangka panjang. Di Sedgwick, filosofi kami adalah memandang kesehatan sebagai kesejahteraan keseluruhan seseorang, bukan hanya kesehatan fisiknya. Kesehatan emosional merupakan bagian penting dari persamaan ini, karena kami berupaya merawat rekan kerja kami secara fisik, mental, finansial, dan profesional.

Cuti keluarga dan manfaat lain bagi pengasuh

Manfaat yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan keluarga karyawan merupakan faktor pembeda utama yang diprioritaskan oleh beberapa calon karyawan — terutama seiring dengan perubahan norma budaya dan sosial terkait perawatan. Persyaratan terkait manfaat ini bervariasi di seluruh dunia. Meskipun pembahasan tentang cuti berbayar masih berlangsung di tingkat federal AS dan di berbagai yurisdiksi negara bagian dan kota, perusahaan yang visioner menggunakan manfaat cuti yang ditingkatkan dan tidak diatur oleh undang-undang sebagai strategi retensi dan kepatuhan.

Perlu dicatat bahwa manfaat keluarga tidak hanya terbatas pada cuti orang tua dan jaminan kesehatan. Saat ini, manfaat keluarga juga mencakup layanan seperti perawatan kesuburan, bantuan adopsi dan surrogasi, dukungan perawatan anak, serta jam kerja fleksibel untuk mengakomodasi mereka yang merawat anak-anak kecil, orang tua yang cacat, atau lansia. Tantangan bagi pemberi kerja adalah memilih manfaat yang fleksibel dan sesuai dengan berbagai kebutuhan organisasi serta keluarga yang berada pada tahap pertumbuhan yang berbeda-beda.

Praktik terbaik untuk mempertahankan karyawan

Organisasi perlu mengingatkan karyawan tidak hanya tentang manfaat yang tersedia bagi mereka, tetapi juga bahwa paket manfaat yang ditawarkan kompetitif. Tanggapi tren di pasar dengan menunjukkan kepada karyawan bagaimana manfaat yang Anda tawarkan memenuhi — atau melebihi — standar pasar. Penting juga untuk memberikan penekanan yang sama pada pemasaran manfaat kepada karyawan existing seperti halnya kepada karyawan baru. Karyawan dibanjiri informasi selama proses onboarding, sehingga mereka mungkin lupa tentang manfaat yang akan memenuhi kebutuhan mereka di masa depan. Pendidikan manfaat yang berkelanjutan dan penguatan informasi adalah kunci.

Pemimpin HR dapat lebih efektif mempromosikan manfaat yang tersedia bagi karyawan dengan menerapkan komunikasi strategis, teratur, dan sering mengenai penawaran mereka. Pertimbangkan untuk membuat pesan yang ditargetkan untuk kelompok karyawan tertentu, karena beberapa manfaat mungkin lebih menarik bagi kelompok yang berbeda berdasarkan lokasi atau usia mereka. Masukan karyawan merupakan bagian penting lainnya dari peta jalan manfaat dan membantu menciptakan strategi kesejahteraan yang memprioritaskan hal-hal yang penting bagitenaga kerja. Melakukan sesi secara berkala di mana organisasi mendengarkan kebutuhan karyawan dan menyesuaikan rencana manfaat adalah hal yang menguntungkan.

Manfaat karyawan dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan pengalaman kerja rekan kerja. Manfaat ini juga merupakan cara yang bermakna bagi pemberi kerja untuk menunjukkan komitmen mereka kepada sumber daya terpenting mereka — karyawan — dalam merawat mereka dan keluarga mereka. Organisasi dapat memaksimalkan investasi mereka dalam program manfaat dengan terus mempromosikan penawaran tersebut kepada karyawan baru maupun yang sudah berpengalaman.