Penulis

Oleh Jason Wyer, Manajer Umum Properti, Australia; Andrew Smith, Penyesuai Eksekutif, Australia

Blog ini adalah bagian kedua dari seri di mana para ahli properti kami membahas klaim-klaim terbaru. Pada bagian kedua ini, kami membahas bencana banjir. Tetap pantau blog ketiga yang akan membahas kebakaran komersial, yang akan segera hadir.

Rincian klaim

Pada tahun 2022, Lismore dilanda banjir dahsyat yang memecahkan rekor, dengan ketinggian air mencapai 14,4 meter — menyebabkan kerusakan parah pada rumah-rumah, usaha, dan kehidupan lebih dari 31.000 orang. Sedgwick ditugaskan untuk menangani volume klaim yang besar dan melindungi aset-aset komunitas yang kritis, seperti gereja, sekolah, dan properti milik pemerintah daerah.

Memahami isu-isu utama

Banjir di Lismore menimbulkan beberapa tantangan yang cukup berat. Skala kerusakan yang besar membuat sulit untuk menilai sejauh mana kerusakan dan memulai upaya pemulihan. Infrastruktur lokal yang terganggu menghambat akses layanan darurat dan pekerja bantuan, ditambah dengan peristiwa banjir kedua yang memaksa dilakukannya kembali pekerjaan pembersihan dan mitigasi.

Selain itu, banyak keluarga dan usaha menghadapi kesulitan yang parah, dengan rumah dan mata pencaharian hilang, serta fasilitas dasar seperti air dan listrik tidak tersedia. Kompleksitas, waktu yang dibutuhkan, dan biaya tinggi dari upaya pemulihan menjadi tantangan besar.

Menjawab tantangan yang ada

Sedgwick segera menginisiasi rencana tanggap darurat yang komprehensif, bekerja sama erat dengan pemerintah negara bagian dan federal, Dewan Asuransi Australia, komunitas, dan dunia usaha. Pendekatan kami terdiri dari sembilan prioritas:

1.Aktivasi rencana tanggap darurat untuk peristiwa besar: Sedgwick memanfaatkan rencana kesiapsiagaan untuk peristiwa besar.

2.Manajemen hubungan klien: Kerjasama erat dengan perusahaan asuransi, termasuk pemerintah negara bagian New South Wales, untuk memahami volume klaim dan persyaratan khusus.

3. Otomatisasi proses robotik: Digunakan untuk mempercepat pendaftaran klaim, meningkatkan akurasi dan efisiensi.

4. Penanganan prioritas properti komersial: Prioritaskan kerugian besar dan kompleks, klaim yang menonjol, aset komunitas yang signifikan, dan pelanggan yang rentan.

5. Teknologi komersial: Menggunakan teknologi tenaga lapangan untuk memastikan pengumpulan data yang konsisten, menghasilkan laporan otomatis, dan catatan lokasi.

6. Prioritas digital:Untuk klaim properti komersial bernilai rendah, Sedgwick menilai dan menyelesaikan klaim dari meja kerja mereka, memastikan penyelesaian yang cepat.

7. Teknologi canggih: Menggunakan drone dan citra satelit untuk penilaian kerusakan yang cepat.

8. Penempatan global: Memanfaatkan sumber daya global, mengerahkan 50 penilai dari berbagai belahan dunia selama hingga enam bulan.

9. Pembimbingan dan tinjauan oleh rekan sejawat:Laporan awal ditinjau oleh tim kepemimpinan properti dan penyesuai eksekutif.

Hasil yang bermakna

Intervensi Sedgwick menghasilkan hasil yang signifikan. Jangkauan dan pengaruh kami yang luas terbukti sangat berharga dalam mendukung klien dan pelanggan. Tidak ketinggalan, tingkat keterlibatan kami yang tinggi dengan komunitas lokal dan organisasi Aborigin juga berperan penting. Memrioritaskan dan memahami kebutuhan komunitas merupakan hal yang esensial sebelum mengevaluasi klaim.Penggunaanteknologi terdepan menjadi faktor lain yang memungkinkan penilai klaim untuk menyediakan informasi kritis secara cepat kepada layanan darurat dan pekerja bantuan, mendukung alokasi sumber daya yang terarah. 

Setelah banjir di Lismore, tim yang berdedikasi dari Sedgwick secara tak kenal lelah mendukung keluarga dan bisnis yang terdampak — memberikan bantuan keuangan, panduan klaim asuransi, dan empati sepanjang proses pemulihan. Tanggapan cepat mereka menunjukkan pentingnya perencanaan manajemen bencana dalam mempercepat upaya pemulihan, membangun kembali komunitas setelah bencana alam, dan memberikan dampak positif di masa-masa sulit. 

Tetap pantau untuk blog ketiga blog dalam seri ini, di mana para ahli kami akan membahas kebakaran komersial terbaru.